Hapus Hasil Voting Ballon d’Or 2018, Ini Klarifikasi France Football

Hapus Hasil Voting Ballon d’Or 2018, Ini Klarifikasi France Football

Media France Football pada akhirnya memberi klarifiksai atas penghapusan Hasil Voting Ballon d’Or 2018 yang dimenangkan oleh Lionel Messi.

France Football secara mencengangkan menghapus pencapaian voting Ballon d’Or 2018 versi pembaca. Meskipun begitu, beberapa warganet telah merekam pencapaian voting dari media penyelenggara resmi Ballon d’Or semenjak 1956 ini.

Sebelum dihapus, bintang Barcelona tersebut menang jauh dari 29 calon lainnya bersama suara bisa sampai 48 persen. Messi disusul dengan superstar Liverpool, Mohamed Salah dengan raihan 31 persen suara. Sedangkan Cristiano Ronaldo ada pada tempat ke-3 dengan jumlah suara senilai delapan persen.

Aksi France Football itu menuai kecaman pedas dari warganet, yang memandang surat kabar itu sengaja menghalangi Messi guna meraih trofi bola emas.

Beberapa saat usai menghapus pencapaian poling, France Sepakbola juga memberi sebab dibalik penghapusan poling yang menurut laporan sudah mendapat 700 000 suara itu.

“Sebagaimana yang Kamu ketahui, kami harus menghapus artikel lalu yang berjudul “Konsultasi: Memilih Siapa yang Menurut Kamu Layak Meraih Bola Emas France Football 2018″ sebab itu menjadikan munculnya beberapa akun palsu yang dibikin lewat malware guna memiliki imbas pada pencapaian voting.

Kami mau mengingatkan jika survey itu, cuma guna tujuan konsultasi saja, serta tentu tak memilki pengaruh di hasil akhir sebab Ballon d’Or terus diberi oleh juri terspesialisasi serta wartawan independen.

Terima kasih semua sebab tak menginterpretasikan hal yang diawali sebab kejadian teknis serta diluar kontrol rombongan saya itu dengan cara berlebihan. Sampai jumpa pada tanggal 3 Desember guna pencapaian laga pamungkas Bola Permata guna lelaki serta wanita tak ketinggalan pula guna pencapaian Piala Kopa,” tutup pernyataan tersebut.

Cekit Wasit, Bintang Madura FC Dapat Sanksi Berat dari PSSI

Cekit Wasit, Bintang Madura FC Dapat Sanksi Berat dari PSSI

PSSI belum lama meluncurkan hasil sidang Komite Disiplin 3 Oktober 2018 dengan memberi jumlah 6 jenis pelanggaran beserta suspensi yang diberi.

Satu dari sekian banyak jenis pelanggaran yang resmi dirilis PSSI merupakan suspensi dari bintang Madura FC, Farid Wajdi.

Farid Wajdi memperoleh suspensi sukar dari yaitu tidak diperbolehkan beraktivitas di lingkungan PSSI sepanjang 6 bulan.

Suspensi sulit ini diberi PSSI, karena ulahnya yang berbuat protes kasar kepada sang pengadil secara mencekik leher.

Kejadian itu berlangsung kala Persegres Gresik United melawan Madura FC di dalam lanjutan Liga 2 2018 di Stadion Semangat Joko Samudro pada 25 September 2018. Laga itu selesai seri 1-1 buat ke 2 kesebelasan.

Memang Madura FC nyaris saja membawa kembali 3 angka, jika saja di waktu menit-menit terakhir Persegres tak mendapat hadiah penalti oleh sang pengadil.

Kala wawancara berakhir pertandingan, juru tak-tik Madura FC, Salahudin, memang cukup menyesal pada keputusan sang pengadil yang menghadiahi penalti pada tuan rumah.

“Tadi aku dapat informasi melalui pemain, ini memang tak handball, cuma bola naik sedikit hingga paha serta sang pengadil mengambil keputusan ini (penalti). Aku rasa para pemain emosi tak terlampau berlebihan tadi, tidak pernah ada pemukulan pun, ” tutur Salahudin.