Casillas Latihan Lagi usai Alami Serangan Jantung

Casillas Latihan Lagi usai Alami Serangan Jantung

Iker Casillas diketahui balik lagi mengikuti pelatihan bareng kesebelasan inti FC Porto, Senin (1/7/2019). Sebelumnya, penjaga gawang gaek berumur 38 tahun ini mesti istirahat total usai menderita serangan jantung.

Ya, pada awal Mei silam, Iker Casillas, mendapatkan serangan jantung saat sedang latihan bareng Porto. Beruntung dia memperoleh tindakan medis lumayan cepat hingga nyawanya bisa diselamatkan.

Soal kesehatan itu juga membikin mantan penjaga gawang sukses Real Madrid ini diperkirakan tak dapat balik lagi merumput. Malahan, Casillas pernah diberitakan sudah memuntuskan gantung sepatu tak lama usai situasinya membaik dan diperkenankan pergi dari rumah sakit.

Tapi, Casillas sudah menampik tentang laporan gantung sepatu. Usai 2 bulan terlewati, sekarang dia rasa-rasanya telah di dalam situasi memungkinkan balik lagi latihan.

“Hari perdana balik lagi kerja, ” tulis Casillas via akun Twitter pribadinya sebagaimana dilansir Football5star. com.

Porto jua sebelumnya sudah mengonfirmasi jika mereka mau penjaga gawang dari Spanyol ini masih tinggal di dalam jangka lama. Jua sudah memberikan tawaran Casillas ikatan anyar walau secara teori dia harusnya memutuskan gantung sepatu.

Casillas adalah salah 1 bintang yang sangat kerap berlaga sepanjang sejarah Spanyol. Dia sudah memainkan lebih dari 700 laga untuk Real Madrid sebelum gabung menuju Porto pada 2015.

Suami dari Sarah Carbonero ini adalah bintang yang sudah menjuarai 3 piala Liga Champions bareng Madrid. Dia jua berhasil menggondol 2 trofi Piala Eropa dan Piala Dunia 2010 bareng tim nasional Spanyol.

Posisi Keempat Premier League Belum Pasti menuju Liga Champions

Posisi Keempat Premier League Belum Pasti menuju Liga Champions

Perebutan tempat di 4-besar Premier League kampanye musim ini masih berlangsung sulit. Tottenham Hotspur, Arsenal, Chelsea, dan Manchester United tetap berpotensi berakhir di tempat itu. Tapi, tim yang berposisi di tempat keempat Premier League kemungkinan mesti gigit jari.

Pada dasarnya, sesuai nilai koefisien Inggris, 4 tim di tempat tertinggi Premier League mendapat posisi di Liga Champions. Tapi, hal tersebut dapat berubah dengan banyak situasi. Tempat keempat Premier League kemungkinan tidak melaju menuju Liga Champions.

Hal tersebut tergantung pencapaian Tottenham, Chelsea, dan Arsenal di turnamen antarklub Eropa. Jika Tottenham jawara Liga Champions dan Chelsea ataupun Arsenal jawara Liga Europa, tempat keempat Premier League mesti harap-harap cemas.

Soal bakal datang jika 2 dari 3 tim ini menjadi jawara di ajang antarklub Eropa, namun tidak berhasil finis di tempat 4-besar. Sesuai peraturan UEFA, maksimum cuma 5 klub dari satu negara yang dapat tampil dalam Liga Champions.

Jika ini yang berlangsung, Jatah Inggris menuju Liga Champions bakal diboyong 3 kesebelasan tertinggi Premier League ditambah Tottenham menjadi jawara bertahan dan Chelsea ataupun Arsenal menjadi jawara Liga Europa. Sebagaimana diketahui, jawara Liga Europa mendapat jatah main di Liga Champions pada kompetisi musim selanjutnya.

Pengalaman pahit tidak berhasil melaju menuju Liga Champions walau berakhir di tempat keempat Premier League sudah dirasakan Tottenham. Pada kompetisi musim 2012-13, mereka mesti memberikan jatah diboyong Chelsea yang memenangi Liga Champions 2011-12 dengan menghajar Bayern Munich. Kala itu, Chelsea berakhir di tempat kelima Premier League pada penghujung kompetisi musim.

Bintang Tim nasional Irlandia Kecam Keputusan Declan Rice

Bintang Tim nasional Irlandia Kecam Keputusan Declan Rice

Keputusan Declan Rice yang gabung tim nasional Inggris memperoleh kritikan keras dari eks teman seklubnya pada tim nasional Irlandia, James McClean.

Sebagaimana yang diketahui, sebelum melakoni debutnya bareng tim nasional Inggris pada kualifikasi Euro 2020 kemarin, dia sudah berjersey Republik Irlandia di dalam satu pertandingan uji coba. Namun usai ini dengan cara seketika dia juga membelot memperkuat The Three Lions.

Menyaksikan keputusan koleganya itu, James McClean tentu kesal. Dia mempertanyakan pernyataan Rice beberapa saat yang lalu yang menyatakan bangga jadi orang Irlandia.

“Waktu itu, ia berkata ia orang Irlandia serta bangga pada ini. Lantas kini ia berkata bangga jadi orang Inggris. Saya harap ia mujur bersama pilihannya ini namun aku takkan membeli hal tersebut, ” tutur McClean pada Telegraph, Kamis (28/3/2019).

“Ini bukanlah cuma pada Declan saja, namun jua orang lainnya. Apabila Kamu bangga ada di sini serta kita perlu satu batu loncatan, maka turunlah serta bermainlah buat orang lainnya. Aku orang Irlandia serta tumbuh besar di sini, sesederhana ini, ” lanjut bintang yang sekarang membela Stoke City itu.

Di sisi lain, Rice memang tak sempat mengawali karier sepak bolanya di Irlandia. Semenjak main pada level junior, dia telah membela kesebelasan muda Chelsea 2013 silam sebelum mengambil keputusan gabung akademi West Ham United. Bintang dua puluh tahun ini pada akhirnya mencicipi debut pada kesebelasan seniot West Ham di musim kemarin.

Gabigol Ingin Dapatkan Peluang Kedua di Inter

Gabigol Ingin Dapatkan Peluang Kedua di Inter

Gabriel Barbosa mengakui amat ingin buat menjaga tempatnya di Inter Milan serta mendapat peluang ke 2. Dia juga siap bicara bersama Luciano Spalletti di dalam beberapa hari ke depan.

Sejak direkrut menuju Inter, Gabigol gagal memperlihatkan performa paling bagusnya. Petinggi Nerazzurri juga mengambil keputusan buat mengembalikannya menuju Santos bersama status dipinjamkan.

“Sebelum membikin keputusan apa pun, aku mau lebih dulu bicara bersama Spalletti. Aku bakal datang menuju Italia di 7 Januari mendatang buat membicarakan masa depan aku. Aku masih mau mendapat peluang buat bersinar bareng Inter,” tutur Gabigol dilansir melalui Bleacher Report.

Sesuai kabar melalui UOL Esporte, Inter akan menjual Gabigol dengan status permanen menuju tim Brasil, Flamengo. Selaku gantinya, Flamengo bakal menjual 2 bintang belianya, Lincoln serta Reinier.

Lebih lanjut, 2 tim Premier League, Fulham serta West Ham United pun dikatakan bersedia buat menampung lelaki 22 tahun itu di fase ke 2 kampanye musim 2018-19. Sang bintang pun sempat menyampaikan niatnya buat merumput di Premier League suatu saat nanti.

Sepanjang berlaga dengan status dipinjamkan di Santos, Gabigol sukses menyarangkan 18 goal melalui 35 performanya di Liga Brasil. Tapi, performa itu sepertinya tidak membikin Inter senang. Sebab, mereka sekarang punya duo Argentina, Lautaro Martinez serta Mauro Icardi pada sektor serang. Ke 2 bintang tersebut bisa memperlihatkan performa yang stabil buat Il Biscione kampanye musim ini.

Claudio Ranieri Tidak Sabar Balik Melatih

Juru tak-tik dari Italia, Claudio Ranieri, mengakui telah gatal mau balik melatih. Dia pun mengakui telah melupakan permusuhannya bersama Pelatih MU, Jose Mourinho.

Claudio Ranieri adalah satu dari sekian banyak juru tak-tik sangat berpengalam di Benua Biru. Dia sudah melatih di tim di Liga Italia Serie A, La Liga Santander, Liga Premier Inggris sampai Ligue 1 Prancis.

Tim-tim yang sudah dididiknya meliputi Cagliari, Napoli, Fiorentina, Valencia, Atletico Madrid, Chelsea, Parma, Juventus, AS Roma, Inter Milan, Monaco, Leicester City serta Nantes.

Pencapaian paling bagusnya ialah saat membantu Leicester mengangkat trofi Liga Premier Inggris kampanye musim 2015/2016.

“Meraih trofi Liga Premier Inggris bareng Leicester merupakan kenangan manis yang terus aku ingat di saat-saat sangat sulit,” tutur Ranieri pada acara RAI Sport Rabona.

“Keinginan aku ialah balik lagi menuju manajemen, tak perduli apa ini di Italia ataupun di luar negeri. Aku bakal menyatakan jika kerja di Inggris amat menyenangkan.”

Claudio Ranieri pernah saling sindir dengan manajer MU, Mourinho di waktu lalu. Tapi, menurut juru tak-tik yang sekarang berumur 67 tahun tersebut, mereka berdua sekarang telah berbaikan.

“Mourinho merupakan karakter yang besar, juru tak-tik yang spektakuler serta orang yang besar. Aku kira semua kontroversi atas aku punya ‘Gelar nol’ sudah diabaikan lama sebelumnya,” Ranieri melanjutkan.